Lapas Pemuda Madiun Panen 45 Kg Ikan Lele, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan


Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun melaksanakan panen ikan lele sebanyak 45 kilogram, Jumat (6/2). Panen tersebut merupakan hasil budidaya warga binaan yang dilaksanakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Pemuda Madiun sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.


Hasil panen ikan lele selanjutnya didistribusikan ke Dapur Pesilat Lapas Pemuda Madiun untuk dijadikan menu tambahan bagi warga binaan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, khususnya poin 8 tentang kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur.


Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pemuda Madiun, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa panen ikan lele ini merupakan bagian dari pembinaan berbasis keterampilan yang diberikan kepada warga binaan.


“Seluruh proses budidaya dilakukan secara mandiri oleh warga binaan, mulai dari penebaran benih, pemeliharaan, hingga tahap panen. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Salah seorang warga binaan berinisial S juga mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.


“Kami ikut senang karena bisa membudidayakan ikan lele dan hasilnya bisa dimanfaatkan untuk dapur serta seluruh penghuni Lapas,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif warga binaan dan jajaran petugas dalam menyukseskan program kemandirian ini.


“Kegiatan panen ikan lele ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di dalam Lapas, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang positif dan produktif bagi warga binaan. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas,” tegasnya.


Melalui kegiatan panen ini, Lapas Pemuda Madiun berharap pembinaan kemandirian warga binaan terus meningkat, memberikan manfaat nyata dalam pemenuhan kebutuhan pangan, serta menjadi bekal keterampilan yang dapat diterapkan setelah mereka selesai menjalani masa pembinaan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)