Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar memimpin kegiatan pembagian takjil yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama mahasiswa, tokoh agama, dan anak yatim piatu di Pacitan, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat selama bulan Ramadan, sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat dengan kalangan mahasiswa.
Kegiatan yang berlangsung di Graha Bhayangkara Polres Pacitan tersebut dihadiri sekitar 60 orang, terdiri dari jajaran pejabat utama (PJU), tokoh agama, organisasi kemahasiswaan, serta anak yatim piatu.
Turut hadir Wakapolres Pacitan Kompol M. Mukid, para pengasuh pondok pesantren, serta perwakilan organisasi mahasiswa seperti PMII, HMI, IMM, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Pacitan.
Kehadiran mahasiswa dinilai penting sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial.
Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Bulan Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah secara spiritual, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, kesabaran, kepedulian sosial, serta pengendalian diri.
“Mahasiswa sebagai generasi intelektual memiliki peran dalam menjaga harmoni sosial, khususnya di bulan suci ini,” ujarnya.
Menurut Kapolres, mahasiswa merupakan agen perubahan, kekuatan moral, serta kontrol sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Oleh karena itu, peran mahasiswa sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah maupun aparat keamanan.
Lanjutnya, kegiatan ini bukan sekadar buka bersama, tetapi menjadi ruang dialog, saling memahami, dan memperkuat kebersamaan antara mahasiswa dan kepolisian.
“Kami berharap mahasiswa tidak melihat polisi sebagai pihak yang berseberangan, melainkan mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.
Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Ketika mahasiswa, masyarakat, dan aparat dapat saling percaya serta berkomunikasi dengan baik, maka situasi yang aman dan kondusif akan terwujud dengan sendirinya.
Selain pembagian takjil, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial Polres Pacitan.
Menjelang waktu berbuka, tausiah disampaikan oleh Ustad Munawar dari Pondok Pesantren Tremas Arjosari.
Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah yang dipimpin oleh Ustad Anwar dari Pondok Pesantren Al-Anwar Pacitan.
