Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, salah satunya melalui kegiatan pembinaan rohani bagi umat Kristen dan Katolik. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kemenag Kota Madiun yang diwakili oleh Pendeta Slamet Riyadi di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, Selasa (31/3).
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh Warga Binaan beragama Kristen dan Katolik sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan serta memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan.
Dalam kesempatan tersebut, Slamet Riyadi menyampaikan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan serta menjadikan masa pembinaan sebagai waktu refleksi diri.
“Setiap proses kehidupan yang dijalani, termasuk masa pembinaan di dalam lapas, merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman. Tuhan selalu memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam membentuk karakter Warga Binaan.
“Kami terus berupaya menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual Warga Binaan. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami berharap mereka dapat menemukan ketenangan, memperbaiki diri, serta siap kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik,” tegasnya.
Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, diharapkan Warga Binaan semakin kuat dalam iman, memiliki harapan baru, serta mampu menjalani kehidupan yang lebih positif ke depannya. (Humas Lapas Pemuda Madiun)