Pacitan – Jalur rawan selama arus mudik dan libur Lebaran di Pacitan mulai dipetakan. Polisi menyiapkan sejumlah pos darurat di titik strategis, terutama di jalur padat kendaraan dan akses menuju kawasan wisata yang setiap tahun dipadati pengunjung.
Langkah itu dilakukan Satlantas Polres Pacitan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026. Pengamanan difokuskan pada jalur perlintasan pemudik sekaligus rute favorit wisatawan yang biasanya membludak saat libur Idulfitri.
Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Moch. Angga Bagus Sasongko mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa pos pengamanan dan pelayanan di lokasi yang selama ini dikenal rawan kepadatan.
“Pos pelayanan kami tempatkan di Alun-Alun Pacitan. Sedangkan pos pengamanan berada di Terminal Pacitan, Tegalombo, Soge, dan Punung,” kata Angga, Selasa (10/3/2026).
Lokasi tersebut dipilih karena menjadi simpul lalu lintas kendaraan yang masuk ke Pacitan. Selain itu, jalur tersebut juga menjadi akses utama menuju sejumlah destinasi wisata pantai di wilayah selatan.
Polisi menargetkan seluruh pos sudah berdiri dalam waktu dekat. “InsyaAllah tanggal 12 sudah berdiri. Total personel yang kami siagakan selama Operasi Ketupat sekitar 240 anggota Polres Pacitan,” ujarnya.
Di pos-pos itu, petugas tidak hanya berjaga mengatur lalu lintas. Sejumlah layanan darurat juga disiapkan untuk membantu pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan.
Mulai dari ambulans, layanan laporan kehilangan, hingga informasi bengkel siaga 24 jam bagi pengendara yang kendaraannya bermasalah di jalan.
Selain jalur mudik, perhatian polisi juga tertuju pada jalur wisata. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan lonjakan kendaraan justru terjadi setelah Salat Idulfitri.
Ribuan kendaraan biasanya bergerak menuju kawasan pantai yang menjadi magnet wisata Pacitan.
Sejumlah destinasi yang diperkirakan ramai antara lain Pantai Klayar, Pantai Watu Karung, Pantai Kasap, hingga Pantai Srau. Jalur menuju kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan saat libur panjang Lebaran.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Satlantas menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika sewaktu-waktu terjadi kemacetan.
“Personel akan kami siagakan di lapangan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas,” tambahnya.
Polisi memperkirakan arus mudik mulai meningkat pada pertengahan Maret. “Diprediksi mulai padat sekitar 17 Maret sampai menjelang Idulfitri,” jelas Angga.
Ia mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tubuh sudah lelah. Pengendara diminta beristirahat di pos yang telah disediakan.
“Masyarakat juga bisa menghubungi layanan darurat Polri di nomor 110 jika membutuhkan bantuan. Yang penting tetap patuhi rambu lalu lintas dan utamakan keselamatan,” pungkasnya. (*)
