Madiun, INFO_PAS - Jajaran Lapas Pemuda Madiun mengikuti kegiatan Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Bidang Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto dan diikuti seluruh jajaran pemasyarakatan se-Indonesia. (26/05)
Dalam arahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI menegaskan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar tidak melakukan pelanggaran serta menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas. Ia menekankan komitmen tegas kementerian terhadap pemberantasan berbagai bentuk penyimpangan di lingkungan pemasyarakatan.
“Saya tegaskan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar tidak melakukan pelanggaran. Saya tidak ragu mempidanakan oknum yang terlibat apabila terbukti melakukan pelanggaran,” tegas Agus Andrianto dalam arahannya.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi turut menyampaikan laporan capaian kinerja bidang pemasyarakatan, di antaranya keberhasilan berbagai satuan kerja dalam menggagalkan masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas dan rutan sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari gangguan keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan menyampaikan bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dengan memperkuat pengawasan, meningkatkan integritas petugas, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
“Kami jajaran Lapas Pemuda Madiun berkomitmen menjalankan arahan Bapak Menteri dengan menjaga integritas, meningkatkan pengawasan, serta memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan petugas maupun warga binaan demi terciptanya pemasyarakatan yang bersih dan profesional,” ujar Rudi Kristiawan.
Kegiatan rapat analisis dan evaluasi ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih, aman, humanis, dan bebas dari pelanggaran. (Humas Lapas Pemuda Madiun)