MADIUN, INFO_PAS – Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat di lingkungan Lapas Pemuda Madiun saat seluruh petugas bersama-sama melaksanakan kegiatan pembakaran 5.000 tusuk sate khas Blora yang nantinya akan dinikmati bersama warga binaan dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha. (27/05)
Kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Lapas Pemuda Madiun tersebut menjadi suasana baru dalam perayaan Hari Raya Idul Adha. Seluruh petugas tampak terlibat secara aktif dan saling bahu-membahu mulai dari persiapan bahan, proses penusukan daging, pembakaran sate, hingga proses penyajian.
Tidak hanya memantau jalannya kegiatan, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan juga turun langsung bersama petugas dalam proses pengolahan sate. Kalapas terlihat ikut meracik bumbu yang akan digunakan sebagai pelengkap cita rasa sate khas Blora tersebut.
Suasana penuh keakraban tampak terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan Idul Adha, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kekompakan antarpetugas serta membangun suasana kekeluargaan bersama warga binaan.
Rudi Kristiawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menghadirkan suasana Hari Raya yang lebih hangat bagi warga binaan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan Lapas.
“Ini merupakan kegiatan perdana yang kami laksanakan di Lapas Pemuda Madiun dan menjadi bentuk kebersamaan antara petugas dan warga binaan. Kami ingin menghadirkan suasana Hari Raya yang berbeda agar warga binaan juga dapat merasakan kebahagiaan dan kehangatan Idul Adha. Seluruh petugas terlibat dan bergotong royong dalam kegiatan ini, karena kebersamaan seperti inilah yang ingin terus kami bangun,” ujar Rudi Kristiawan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan kebersamaan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Pemuda Madiun, sehingga tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan pendekatan yang humanis.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan serta menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling mendukung di lingkungan Lapas Pemuda Madiun. (Humas Lapas Pemuda Madiun)