Madiun, INFO_PAS - Lapas Pemuda Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengirimkan 11 warga binaan ke Lapas Kelas I Surabaya. Pemindahan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut terhadap pelanggaran tata tertib yang dilakukan warga binaan selama menjalani masa pidana. (18/05)
Proses pengeluaran warga binaan dari sel blok hunian dilaksanakan pada saat aktivitas warga binaan berlangsung. Seluruh proses pemindahan disaksikan oleh warga binaan lainnya sebagai bentuk pembelajaran dan peringatan agar tidak melakukan pelanggaran serupa di dalam lapas.
Kegiatan pemindahan berlangsung dengan pengawalan ketat pengamanan personel TNI bersama jajaran petugas Lapas Pemuda Madiun guna memastikan proses berjalan aman, tertib, dan lancar hingga tiba di tujuan. Sinergi pengamanan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keamanan selama proses pemindahan warga binaan.
Selain sebagai langkah penegakan disiplin, pemindahan ini juga diharapkan mampu memberikan efek jera kepada warga binaan lain agar senantiasa mematuhi tata tertib serta menjaga situasi lapas tetap kondusif.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
“Pemindahan ini merupakan bentuk ketegasan kami terhadap warga binaan yang melakukan pelanggaran. Kami berharap langkah ini menjadi pembelajaran dan efek jera bagi warga binaan lainnya agar selalu menaati aturan yang berlaku di dalam lapas,” tegas Rudi Kristiawan.
Beliau juga menambahkan bahwa jajaran Lapas Pemuda Madiun akan terus melakukan pembinaan, pengawasan, serta penegakan disiplin secara konsisten guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. (Humas Lapas Pemuda Madiun)