Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan kerohanian agama Kristen dan Katolik yang bekerja sama dengan Paroki Santo Cornelius Kota Madiun, Senin (18/5).
Kegiatan ini menghadirkan Pendeta Joni beserta tim yang memberikan pelayanan dan pembinaan rohani kepada Warga Binaan di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusias dari para peserta.
Didampingi oleh Kasubsi Bimkemaswat, Afifudin M. Yunus, kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan terarah sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Joni menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian menjadi sarana penting untuk membangun harapan dan perubahan hidup yang lebih baik bagi Warga Binaan.
“Melalui pembinaan rohani ini, kami berharap Warga Binaan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memiliki hati yang lebih tenang, serta mampu memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Pendeta Joni.
Terpisah, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu program penting dalam membentuk karakter dan mental positif bagi Warga Binaan.
“Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyeluruh, baik dari sisi kepribadian, mental, maupun spiritual. Dengan pembinaan kerohanian ini, diharapkan Warga Binaan dapat menjalani masa pidana dengan lebih baik dan memiliki bekal moral ketika kembali ke masyarakat,” tegas Rudi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan dapat semakin memperkuat iman, memperbaiki diri, dan memiliki semangat baru dalam menjalani kehidupan setelah bebas nantinya. (Humas Lapas Pemuda Madiun)