Kalapas Pemuda Madiun Soroti Bahaya Judi Online dan Game Online, Pegawai Diminta Lebih Produktif


Madiun, INFO_PAS – Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan larangan bagi seluruh pegawai untuk terlibat dalam praktik judi online maupun bermain game online secara berlebihan saat memimpin apel pagi di halaman kantor Lapas Pemuda Madiun. (12/06)


Dalam arahannya, Kalapas menyampaikan bahwa judi online merupakan ancaman serius yang dapat merusak kehidupan pribadi, keharmonisan keluarga, hingga integritas seorang aparatur negara. Menurutnya, dampak kecanduan judi online tidak berbeda jauh dengan penyalahgunaan narkoba karena sama-sama dapat menimbulkan ketergantungan yang berujung pada berbagai permasalahan sosial dan ekonomi.


Selain menyoroti bahaya judi online, Kalapas juga mengingatkan pegawai agar bijak dalam menggunakan waktu dan tidak menghabiskan waktu untuk bermain game online. Ia menjelaskan bahwa banyak kasus kecanduan judi online berawal dari kebiasaan bermain game online yang kemudian berkembang ke aktivitas perjudian berbasis digital.


“Jangan sampai kita terjebak dalam judi online. Dampaknya sangat merugikan, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Kecanduannya dapat menghancurkan kehidupan seseorang sebagaimana bahaya narkoba. Saya juga mengingatkan agar pegawai tidak bermain game online karena sering kali kebiasaan tersebut menjadi pintu masuk menuju aktivitas yang lebih negatif, termasuk judi online,” tegas Rudi Kristiawan.




Lebih lanjut, Kalapas mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang lebih produktif, meningkatkan kompetensi, menjaga kesehatan, serta mempererat hubungan dengan keluarga. Menurutnya, sebagai insan pemasyarakatan, pegawai harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan warga binaan.


“Sebagai petugas pemasyarakatan, kita harus menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme. Hindari segala bentuk perjudian maupun aktivitas yang dapat mengganggu kinerja dan tanggung jawab sebagai ASN. Gunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat untuk pekerjaan dan menjaga keharmonisan keluarga,” ujar Rudi Kristiawan.


Melalui apel pagi tersebut, Kalapas berharap seluruh pegawai Lapas Pemuda Madiun semakin memahami bahaya judi online dan dampak negatif kecanduan game online, sehingga dapat menjaga fokus dalam bekerja, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berintegritas. (Humas Lapas Pemuda Madiun)