Madiun, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus menunjukkan semangat dalam mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian, salah satunya melalui latihan seni hadrah yang digelar secara rutin di Masjid At-Taubah Lapas, Selasa (14/7).
Latihan hadrah ini diikuti oleh sejumlah Warga Binaan yang memiliki minat di bidang seni religi. Dengan penuh antusias, mereka berlatih menabuh rebana, melantunkan selawat, serta mempelajari teknik dan kekompakan dalam penampilan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan yang bertujuan mengembangkan bakat sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual, kedisiplinan, dan kebersamaan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto, menyampaikan bahwa latihan hadrah merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang dirancang untuk membentuk karakter positif Warga Binaan melalui pendekatan keagamaan.
"Melalui latihan hadrah, kami ingin memberikan wadah bagi Warga Binaan untuk menyalurkan bakat seni religi sekaligus meningkatkan keimanan, kedisiplinan, dan kerja sama. Harapannya, keterampilan dan nilai-nilai positif yang mereka peroleh dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Endiyanto.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berfokus pada aspek kemandirian, tetapi juga pembinaan mental, spiritual, dan karakter.
"Kami berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan. Kegiatan hadrah ini menjadi salah satu media untuk membentuk pribadi yang lebih baik, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bekal mereka untuk kembali menjalani kehidupan yang produktif di tengah masyarakat," tegas Rudi.
Salah satu Warga Binaan yang mengikuti latihan hadrah, berinisial R, mengaku senang dapat menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Menurutnya, latihan hadrah tidak hanya menjadi sarana untuk mengembangkan bakat, tetapi juga memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan.
"Saya merasa senang bisa ikut latihan hadrah. Selain bisa belajar memainkan rebana dan melantunkan selawat, kegiatan ini membuat hati lebih tenang dan menambah semangat untuk terus memperbaiki diri. Saya berharap ilmu yang didapat bisa terus bermanfaat setelah nanti kembali ke masyarakat," ungkap R.
Melalui kegiatan pembinaan seni hadrah ini, Lapas Pemuda Madiun berharap Warga Binaan dapat terus mengembangkan potensi diri, memperkuat keimanan, serta membangun karakter yang disiplin dan bertanggung jawab. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu beradaptasi, berkarya, dan memberikan kontribusi positif setelah kembali ke lingkungan masyarakat. (Humas Lapas Pemuda Madiun)