Madiun, INFO_PAS – Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, meninjau langsung perkembangan peternakan ayam petelur yang menjadi salah satu program unggulan ketahanan pangan di lingkungan Lapas. Dalam peninjauan tersebut, Kalapas memastikan kondisi kandang, kesehatan ternak, serta kesiapan sistem pengelolaan peternakan yang kini telah memasuki tahap produksi telur. (27/07)
Peternakan ayam petelur yang dikelola melalui kolaborasi petugas Koperasi Lapas Pemuda Madiun tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian ayam telah mulai bertelur, sementara lainnya sedang memasuki masa adaptasi menuju produksi optimal. Kondisi ini menjadi tanda bahwa program ketahanan pangan yang selama ini dipersiapkan mulai membuahkan hasil.
Selain memantau kondisi ayam, Kalapas juga memberikan arahan agar manajemen pengelolaan peternakan segera disusun secara matang. Mulai dari sistem perawatan harian, pengelolaan pakan, pencatatan hasil produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran telur harus dipersiapkan sejak dini agar hasil produksi dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
"Dengan mulai bertelurnya ayam-ayam ini, artinya kita memasuki tahap berikutnya. Mulai sekarang manajemen pengelolaan, perawatan, pencatatan produksi hingga strategi pemasaran harus dipersiapkan dengan baik. Program ini tidak berhenti pada keberhasilan beternak, tetapi bagaimana hasilnya dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ketahanan pangan di Lapas," ujar Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan.
Kalapas juga tampak mengamati beberapa ayam yang mulai belajar bertelur. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi indikator positif bahwa program peternakan berjalan sesuai target dan akan terus meningkat seiring bertambahnya usia produktif ayam.
Program peternakan ayam petelur ini merupakan implementasi Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan melalui kolaborasi petugas Koperasi Lapas Pemuda Madiun. Selain mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia, program ini juga menjadi wujud komitmen Lapas Pemuda Madiun dalam mengembangkan unit usaha produktif yang dikelola secara profesional, mulai dari proses budidaya hingga hilirisasi pemasaran hasil produksi.
Dengan sistem pengelolaan yang baik, peternakan ayam petelur diharapkan mampu menjadi salah satu sumber ketahanan pangan sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi koperasi Lapas. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

