Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti pengarahan strategis Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, secara virtual Zoom Meeting, Kamis (17/9). Kegiatan berlangsung di ruang teleconference Lapas Pemuda Madiun dan diikuti oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, pejabat struktural, serta jajaran staf.
Dalam arahannya, Dirjenpas Mashudi menyampaikan agar seluruh jajaran berhati-hati dalam menyikapi informasi terkait mutasi, khususnya bagi pegawai Eselon V ke bawah. Jajaran diminta untuk tetap mengacu pada informasi resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Selain itu, jajaran pemasyarakatan di seluruh Indonesia diarahkan untuk melaksanakan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) pada periode 15 hingga 25 September 2026. Jajaran juga diminta mempersiapkan pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti setiap arahan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
“Lapas Pemuda Madiun siap melaksanakan arahan pimpinan, baik dalam menjaga kondusivitas dan keamanan melalui pelaksanaan razia gabungan bersama APH maupun dalam mempersiapkan Rakernis. Kami juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap mengedepankan profesionalisme dan menjadikan informasi resmi sebagai rujukan dalam menjalankan tugas,” ungkap Rudi.
Melalui pengarahan tersebut, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan dapat semakin memahami kebijakan dan arahan pimpinan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)