Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus memperkuat pengawasan dan deteksi dini melalui intensifikasi kontrol keliling (trolling) di area blok hunian Warga Binaan, Sabtu (19/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan kondisi blok hunian tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan diawali dengan apel pagi petugas piket hari libur sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran dalam melaksanakan tugas pengamanan. Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama yang diikuti jajaran petugas. Momen tersebut turut dihadiri dan diajak langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, dengan menu sarapan soto.
Usai sarapan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan kontrol keliling di sejumlah area blok hunian Warga Binaan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib), Denny Wahyu Kristanto, serta diikuti jajaran pejabat struktural dan staf Lapas Pemuda Madiun.
Kontrol keliling dilakukan dengan menyusuri area blok hunian sekaligus memastikan kondisi lingkungan, sarana prasarana, serta situasi Warga Binaan dalam keadaan aman dan terkendali. Petugas juga melakukan komunikasi secara langsung dengan Warga Binaan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kasi Adm Kamtib, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa kontrol keliling merupakan salah satu langkah penting dalam membangun sistem pengamanan yang responsif dan preventif.
“Kontrol keliling tidak hanya bertujuan untuk memastikan kondisi blok hunian tetap aman dan tertib, tetapi juga menjadi sarana bagi petugas untuk melihat secara langsung kondisi Warga Binaan serta lingkungan hunian. Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin dan menyeluruh, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih awal dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi dan kekompakan seluruh jajaran menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
Salah satu Warga Binaan berinisial N menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan kontrol dan pendekatan yang dilakukan petugas.
“Kami merasa diperhatikan karena petugas rutin berkeliling dan berkomunikasi langsung dengan kami. Kegiatan seperti ini membuat suasana di blok lebih tertib dan nyaman,” ungkapnya.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pengawasan dan deteksi dini merupakan tanggung jawab seluruh jajaran yang harus dilaksanakan secara konsisten, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
“Saya menegaskan kepada seluruh jajaran agar tidak lengah dalam menjalankan tugas. Kontrol keliling harus dilakukan secara rutin, menyeluruh, dan penuh tanggung jawab. Pastikan setiap sudut blok hunian terpantau, kondisi Warga Binaan terkomunikasikan dengan baik, serta setiap potensi gangguan keamanan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. Deteksi dini harus menjadi budaya kerja kita dalam menjaga Lapas tetap aman dan kondusif,” tegas Rudi.
Melalui kegiatan kontrol keliling yang dilakukan secara konsisten, Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, serta membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban. (Humas Lapas Pemuda Madiun)