Akhir Pekan Jadi Momen Paling Dinanti, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Padati Layanan Wartelsuspas untuk Hubungi Keluarga

 



MADIUN, INFO_PAS – Suasana akhir pekan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun tampak berbeda. Layanan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) dipadati warga binaan yang memanfaatkan waktu untuk menghubungi keluarga di rumah, Sabtu (24/10).

Meski layanan Wartelsuspas dibuka setiap hari, akhir pekan menjadi momen yang paling dinanti oleh warga binaan. Salah satu alasannya, anak-anak mereka sedang libur sekolah sehingga memiliki waktu lebih leluasa untuk menerima telepon dan berbincang bersama.

Bagi warga binaan, kesempatan mendengar suara pasangan, orang tua, maupun anak-anak menjadi kebahagiaan tersendiri. Percakapan sederhana melalui sambungan telepon mampu menjadi pengobat rindu sekaligus memberikan semangat untuk menjalani hari-hari di dalam lapas.

Layanan Wartelsuspas juga menjadi sarana komunikasi yang difasilitasi secara resmi oleh lapas, sehingga warga binaan dapat tetap menjaga hubungan dengan keluarga sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam proses pembinaan dan persiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan  layanan Wartelsuspas bukan sekadar fasilitas komunikasi, tetapi juga menjadi jembatan emosional yang menghubungkan warga binaan dengan keluarga mereka.

“Layanan Wartelsuspas kami buka setiap hari agar warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan keluarga. Namun, kami memahami bahwa akhir pekan menjadi momen yang sangat berarti, terutama bagi mereka yang ingin berbicara dengan anak-anaknya saat libur sekolah. Kami berharap komunikasi ini dapat memberikan motivasi, menguatkan semangat, serta menumbuhkan kerinduan untuk kembali berkumpul bersama keluarga dengan membawa perubahan yang lebih baik,” ujar Rudi Kristiawan.

Salah satu warga binaan berinisial A mengungkapkan bahwa akhir pekan menjadi waktu yang paling ditunggu untuk melepas rindu dengan keluarga, khususnya anak-anaknya.

“Kalau akhir pekan, rasanya lebih senang karena anak-anak sedang libur sekolah dan bisa punya waktu untuk menerima telepon. Bisa mendengar suara mereka saja sudah membuat saya bahagia dan lebih semangat menjalani pembinaan di sini. Saya berharap suatu saat nanti bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Melalui layanan Wartelsuspas, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya memberikan fasilitas komunikasi yang mendukung pemeliharaan hubungan kekeluargaan bagi warga binaan. Kedekatan dengan keluarga diharapkan menjadi sumber kekuatan moral untuk mengikuti setiap tahapan pembinaan dengan baik.

Bagi warga binaan, akhir pekan bukan sekadar pergantian hari, melainkan kesempatan berharga untuk mendengar kabar orang-orang tercinta, menyampaikan kerinduan, dan menjaga harapan untuk kembali pulang serta berkumpul bersama keluarga. (Humas Lapas Pemuda Madiun)