Madiun, INFO_PAS – Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan belasungkawa atas wafatnya Bapak Agus Budiono, kakak kandung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar sholat ghaib di Masjid At-Taubah Lapas Pemuda Madiun. Kegiatan tersebut dipimpin oleh KH. Achmad Bagus Maulana dan diikuti oleh seluruh Warga Binaan, sebagai wujud doa dan kepedulian bagi almarhum serta keluarga yang ditinggalkan, Selasa (20/10).
Pelaksanaan sholat ghaib berlangsung dengan khusyuk. Seluruh jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhidmatan, memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan ampunan atas segala dosa, diterima seluruh amal ibadahnya, serta memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh Warga Binaan tentang pentingnya nilai-nilai keimanan, kepedulian, dan kebersamaan, khususnya dalam menghadapi musibah kehilangan. Melalui doa bersama, diharapkan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menerima ketetapan Allah SWT.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum. Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang sedang berduka.
“Semoga almarhum Bapak Agus Budiono diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ungkap Rudi.
Melalui pelaksanaan sholat ghaib ini, Lapas Pemuda Madiun berharap nilai-nilai religius dan kepedulian sosial terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh Warga Binaan untuk senantiasa memperkuat keimanan dan mendoakan sesama, terutama mereka yang sedang mengalami kedukaan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)