Tingkatkan Kemandirian, 6 Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Ikuti Sidang TPP Usulan Asimilasi Pekerja Luar



MADIUN, INFO_PAS – Sebanyak 6 warga binaan Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terkait usulan program asimilasi pekerja luar di bidang peternakan dan perikanan. Kegiatan berlangsung di Aula Adi Sujatno Lapas Pemuda Madiun dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural dan Pembimbing Pemasyarakatan dari Bapas Madiun. (30/10)


Sidang TPP ini menjadi tahapan penting dalam proses penilaian dan pertimbangan terhadap warga binaan yang diusulkan mengikuti program asimilasi pekerja luar. Dalam kesempatan tersebut, para pejabat struktural turut memberikan arahan dan pembekalan kepada keenam warga binaan mengenai tanggung jawab, kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta pentingnya menjaga kepercayaan yang diberikan.


Program asimilasi pekerja luar di bidang peternakan dan perikanan diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan praktis bagi warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, mereka berkesempatan memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola sektor peternakan dan perikanan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.


Kepala Lapas Pemuda Madiun, Dr. Rudi Kristiawan menyampaikan bahwa program asimilasi bukan sekadar kesempatan untuk bekerja di luar lingkungan blok hunian, melainkan bagian dari proses pembinaan yang bertujuan membentuk karakter dan meningkatkan kemampuan warga binaan.


"Program asimilasi ini merupakan kesempatan sekaligus kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap enam warga binaan yang diusulkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan menambah pengalaman, khususnya di bidang peternakan dan perikanan. Jadikan kegiatan ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat," tegas Rudi Kristiawan.


Salah satu warga binaan berinisial A mengaku antusias dengan adanya kesempatan mengikuti program asimilasi pekerja luar tersebut. Menurutnya, program ini memberikan motivasi sekaligus peluang untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang peternakan dan perikanan.


"Kami merasa senang dan semakin semangat dengan adanya program asimilasi pekerja luar ini. Kami bisa mendapatkan pengalaman baru dan belajar lebih banyak tentang perikanan maupun peternakan secara langsung. Harapannya, ilmu yang kami dapatkan nantinya bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat," ungkap A.


Melalui pelaksanaan Sidang TPP ini, Lapas Pemuda Madiun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif, terarah, dan berkelanjutan. Diharapkan program asimilasi pekerja luar mampu membekali warga binaan dengan keterampilan nyata, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mempersiapkan mereka untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (Humas Lapas Pemuda Madiun)