Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali melaksanakan pemindahan Warga Binaan sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus mengurangi tingkat overkapasitas hunian. Sebanyak 29 Warga Binaan dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pamekasan dan 18 Warga Binaan ke Lapas Narkotika Pamekasan. Kegiatan pemindahan dilaksanakan pada dini hari, Kamis (5/11).
Sebelum diberangkatkan, seluruh Warga Binaan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dan pendataan guna memastikan kesiapan administrasi serta kondisi masing-masing. Petugas juga melakukan pengecekan terhadap barang bawaan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang turut dibawa selama proses pemindahan.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Pemuda Madiun bersinergi dengan jajaran TNI dan Polri untuk memastikan proses pengawalan berjalan aman, tertib, dan lancar. Pengawalan dilakukan secara ketat selama perjalanan menuju Pamekasan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, sekaligus mengoptimalkan kapasitas hunian.
“Pemindahan ini merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtib serta mengurangi kepadatan hunian. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dengan mengutamakan aspek keamanan, baik bagi Warga Binaan maupun petugas yang melaksanakan pengawalan,” ungkap Rudi.
Sementara itu, salah satu personel Polri, Briptu Kharisma, menyampaikan bahwa jajaran kepolisian siap mendukung upaya pengamanan yang dilaksanakan Lapas, khususnya dalam kegiatan pemindahan Warga Binaan.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini melalui pengawalan dan koordinasi bersama petugas Lapas serta jajaran TNI. Harapannya, seluruh rangkaian perjalanan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif hingga tiba di tempat tujuan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun terus berkomitmen memperkuat langkah deteksi dini dan mitigasi risiko gangguan kamtib, sekaligus melakukan penataan hunian secara bertahap guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

