PONOROGO – Semangat melestarikan budaya sekaligus mewujudkan kesetaraan ditunjukkan kelompok Reog Disabilitas binaan Polres Ponorogo, Suryo Netro Budoyo, melalui penampilannya dalam rangka memeriahkan Event Bintang Pantura Indosiar 2026 di Aloon-aloon Kabupaten Ponorogo, Minggu (8/11/2026).
Penampilan yang berlangsung pukul 11.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya, berkreasi, dan melestarikan warisan budaya daerah.
Kelompok Reog Disabilitas Suryo Netro Budoyo merupakan kelompok seni binaan Polres Ponorogo yang terbentuk pada Februari 2022. Kegiatan ini berawal dari kepedulian salah satu anggota Polres Ponorogo yang juga merupakan seniman Reog Ponorogo, dengan tujuan memberikan ruang dan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi seni budaya.
Setelah menjalani pembinaan dan latihan secara berkelanjutan, para anggota kelompok tersebut kini mampu menampilkan kesenian Reog Ponorogo di berbagai kesempatan, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
Salah satu pencapaian membanggakan adalah kesempatan tampil dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Polda Jawa Timur pada 1 Juli 2024.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembinaan Reog Disabilitas bukan sekadar kegiatan sosial maupun upaya pelestarian budaya, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri dalam memberikan ruang kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi seseorang untuk berkarya dan berprestasi. Setiap individu memiliki potensi yang patut diberikan ruang, kesempatan, dan dukungan untuk berkembang. Melalui pembinaan ini, kami ingin saudara-saudara penyandang disabilitas semakin percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya," ungkap AKBP Damus Asa.
Kapolres juga menegaskan bahwa pelestarian budaya daerah harus melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
"Reog Disabilitas ini bukan hanya tentang seni pertunjukan, tetapi juga tentang semangat, kesetaraan, dan kebersamaan. Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat, merangkul semua kalangan, serta mendukung setiap potensi positif yang dimiliki masyarakat," tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Ponorogo berharap pembinaan Reog Disabilitas dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa kesempatan untuk berkarya dan berprestasi merupakan hak setiap orang.
Semangat yang dibawa Suryo Netro Budoyo menjadi pesan bahwa pelestarian budaya tidak mengenal batas fisik, selama ada kemauan, kesempatan, dan kebersamaan.
POLRI BERSAMA MASYARAKAT.
Polres Ponorogo – Merangkul, Melayani, dan Mengayomi Tanpa Terkecuali.
