Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus berkomitmen meningkatkan pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar doa bersama dan sholawatan yang berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah Lapas Pemuda Madiun, Rabu (2/9).
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan dan keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW. Kegiatan tersebut diikuti oleh Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun dengan penuh kekhusyukan.
Melalui lantunan sholawat dan doa bersama, Warga Binaan diajak untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam proses memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu sarana penting dalam membentuk karakter dan membangun kesadaran spiritual Warga Binaan.
“Kegiatan doa bersama dan sholawatan ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan ketenangan batin dan memperkuat karakter Warga Binaan. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Rudi.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial R menyampaikan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, suasana kebersamaan dalam doa dan sholawatan memberikan ketenangan serta menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri.
“Saya merasa lebih tenang setelah mengikuti doa bersama dan sholawatan. Kegiatan seperti ini mengingatkan kami untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dan terus memperbaiki diri selama menjalani pembinaan,” ungkap R.
Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun berupaya memperkuat pembinaan kepribadian dan spiritual Warga Binaan. Diharapkan, pembinaan tersebut mampu membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta siap kembali ke masyarakat dengan membawa nilai-nilai positif. (Humas Lapas Pemuda Madiun)